Sebuah Novel yang Menggugah Hati tentang Perjuangan Ibu dalam Keluarga.

“Bang, sepertinya Adek enggak kuat lagi. Adek takut salah satu di antara kami ndak selamat,” kata Mama ke Papa dengan suara serak, samar di balik napas yang tersengal.

Keringat sudah bercucuran di sekujur tubuh, pinggang Mama rasanya sudah mau putus menahan nyeri yang bertubi-tubi.

Pandangan Mama mulai membayang-bayang dan mata terasa berat. ​

Lelah paripurna karena semalaman begadang dan menahan kesakitan di ruang persalinan, tetapi masih juga belum ada tanda-tanda akan melahirkan.

“Tolong bilang ke dokternya, operasi sajalah, Pa.” Mama mengambil keputusan.

Apa yang selanjutnya terjadi ke Mama? Dapatkah Mama dan bayinya selamat?

Temui jawabannya dalam buku
Surat untuk Awan!

Berisi tentang:

Berlatar di kota Sawahlunto, kota wisata tambang yang berbudaya. Mama–Airin–seorang ibu karier yang mengalami konflik batin, karena kesibukannya selama ini telah mengalihkan waktu dan perhatian dari anaknya, Awan. Bergulat dengan berbagai dilema, antara ambisi yang menanjak dan keutuhan rumah tangga yang harus dijaga.

Spesifikasi Buku

Soft cover (laminasi doff, emboss, spot UV)

14 x 20 cm

250 halaman (BW)

Bookpaper 55 gr

Profil Penulis

Reen Zein

atau Rina Kumala, lahir di Dumai pada 7 April 1985, di tengah hiruk pikuk keluarga yang memotivasinya untuk bermimpi besar. Usai meraih gelar Magister Hukum di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Padang, Reen mulai mengikuti event menulis. Karyanya mengalirkan emosi tulus, membimbing pembaca menyeimbangkan ambisi dengan kasih sayang dalam kehidupan.

Ini Kata Mereka ...

“Dikemas dengan jujur dan menyentuh, Reen Zein membawa pembaca menyusuri pergulatan batin seorang ibu. Semoga buku Surat untuk Awan ini bisa dipeluk oleh banyak orang. Jadi teman bagi ibu karier yang sedang menghadapi dilema serupa.”

Suci Purnama Sari (@velou_ra)

Writerpreneur & Filantropis

Rated 5 out of 5

“Kisah ini membangkitkan rasa penasaran dan mendorong pembaca untuk terus melanjutkan. Seiring halaman bergulir, kisah penuh emosi semakin terasa–terutama ketika harus menghadapi dilema bekerja dan meninggalkan anak.”

Rodlifah Alawiyah

Karyawan Swasta

Rated 5 out of 5

“Sebuah novel yang mengandung bawang. Sangat relate dengan kehidupan nyata seorang wanita pekerja, di mana selalu berusaha yang terbaik untuk menjadi seorang ibu. Ibu yang terbaik untuk anaknya, meskipun tidak sempurna.”

dr. Laras Lembahmanah, Sp.An.

Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif RS Depok, Jakarta

Rated 5 out of 5

“Dengan fokus pada pengalaman para ibu berkarier, novel ini secara mendalam menggambarkan dilema antara tetap bersama anak atau terus mengembangkan karier. Membacanya tidak jarang memicu rasa haru—sebuah refleksi dari realitas yang dihadapi banyak perempuan.”

Dr. Yofiza Media, S.H.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Padang

Rated 5 out of 5

“Setiap halaman membawa saya merenungi kembali makna perjuangan seorang perempuan yang tak pernah benar-benar memilih satu peran, karena keduanya adalah amanah yang Allah titipkan dengan penuh hikmah. Kisah yang inspiratif! Semoga karya Ibu Rina ini dapat menjadi pemantik untuk karya-karya yang selanjutnya.”

David MinG

Professional Ghostwriter, Founder Penerbit Litera Media Tama, Co-founder Tinta Langit, Direktur Yayasan Hamalatul Qur’an Amanah

Rated 5 out of 5

“Buku ini tidak menawarkan romantisasi tentang ibu karier. Justru itu kekuatannya. Dari sisi kepenulisan, ini contoh yang baik tentang bagaimana menyampaikan isu sensitif dengan bahasa yang mudah dipahami semua orang. Selamat Bu Rina atas kelahiran bukunya, ditunggu karya berikutnya.”

Dr. Surya Kresnanda

Leadership Coach, Head Coach Ganesha Public Speaking, Co-founder Tinta Langit

Rated 5 out of 5

Telah Terbit

Harga

Rp139.000