SAMPAN HISMANTO

SANG MAESTRO TARI

PANGGUNGNYA TAK PERNAH HABIS

“Panggung panggung panggung. Di mana ya, panggungku?”

Panggung menjadi media bagi para seniman tari dalam menunjukkan eksistensinya. Ragam pesan, cerita, nilai budaya, termaktub dalam sajian yang ditampilkan.

Sayangnya, ketersediaan panggung ini menjadi problematika tersendiri. Jumlahnya tak banyak, durasinya pendek, dan sering kali kalah demi kebutuhan komersil.

Namun, tidak demikian, dengan sosok Sampan Hismanto.

Baginya, panggung adalah sebuah kebutuhan yang senantiasa dicari, diciptakan, dan diwujudkan. Bukan menunggu.

Layaknya kata mutiara,

Jadilah cahaya dalam balutan kegelapan yang kelam, jadilah inspirasi yang mampu membuat perbedaan.”

Sampan Hismanto mampu menciptakan panggung itu,

menampilkan karya tari dari budaya Nusantara, menyulapnya menjadi sajian yang dapat dinikmati oleh siapa pun.

MEMPERKENALKAN:

berisi tentang:

PERJUANGAN

Konsistensi dan komitmen dalam mengembangkan kesenian tari Nusantara sejak tahun 1951

CAPAIAN

Berbagai jenis panggung yang berhasil diciptakan sepanjang hayat

KARYA CIPTA

Ragam karya cipta tari dan sendratari beserta sejarah dan penjelasan

PRESTASI

Prestasi dan penghargaan dari perjalanan menjalankan kehidupan seni

MOTIVASI

Motivasi dan amanat yang dapat dipetik dari kontribusi Sampan Hismanto

ditulis oleh:

Ni Luh Made Dwi Indriati atau yang akrab disapa dengan Wiwiek, telah mengembangkan bakatnya dalam bidang kesenian tari sejak usia 5 tahun. Perjumpaannya dengan sang maestro tari, Sampan Hismanto, ketika penulis belajar di Sanggar Kusuma Budhaya.

Berbagai pengalaman dan prestasinya dalam dunia tari, berhasil ia raih dari kancah nasional hingga internasional, merupakan buah kerja kerasnya di bawah arahan, bimbingan, dan kesempatan sosok Sampan Hismanto.

testimoni:

"Buku yang luar biasa, karena saya sebagai muridnya melihat bahwa buku ini mampu menceritakan perjalanan Sampan Hismanto semasa mengabdikan hidupnya untuk memikirkan pelestarian dan perkembangan kebudayaan Nusantara dengan cara dimulai dari dirinya sendiri, keluarga, anak didiknya bahkan lingkungannya."
Dr. Dewi Motik Pramono M.Si.
Socio-entrepreneurship
“Buku ini sangat menarik untuk dibaca, perjalanan panjang sang maestro dari Kota Budaya Surakarta Hadiningrat membedah ibu kota Jakarta yang berbuah manis sangat menginspirasi bagi generasi muda milenial.”
Dr. RM. Srihadi, S.Kar., M.Hum.
- Dosen Seni Tari Institut Seni Indonesia (ISI)
- Penulis Tesis Sampan Hismanto
“Dengan membaca buku ini, pembaca akan mengenal siapa Sampan Hismanto dalam perjuangannya melestarikan kebudayaan Indonesia dengan mengangkat seluruh tari-tarian & musik tradisional daerah Nusantara Indonesia masuk ke dalam panggung-panggung pertunjukannya.”
Uniek Histiyanti Wahyuni, B.A.
-Anak ke-3 (bungsu) Alm. Sampan Hismanto
-Direktur Sampan Bujana Sentra
“Buku ini adalah kesempatan mereka dan juga teman-teman untuk mengenal Eyang Kung Sampan seperti aku mengenalnya.”
Dyah Ayunico Ramadhani
- Master of Public Policy, Harvard University, USA
- Cucu pertama Sampan Hismanto
“Buku ini sangat berguna untuk dibaca oleh siapa pun yang berkecimpung di dunia seni karena sekaligus mendorong mereka untuk tidak takut salah dalam berkarya.”
Annisa Larasati Januar
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik,
Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

miliki bukunya
sekarang juga!

Hanya dengan:

Rp200.000