Raga boleh tiada,
tapi doa tidak pernah reda.


Pelajari lebih lanjut

Suatu hari di bulan Desember 2024, pikiran dan hati Nia terbelah menjadi dua.

Entah ia harus bersuka atau berduka atas kepergian orang yang dicintainya.

Malam itu, dunia seolah berhenti berputar antara menerima takdir atau menolak kenyataan bahwa ibunya tidak lagi memiliki nyawa.

“Bu, harusnya hari ini Ibu memasak banyak makanan untuk ulang tahunku.”

Namun, Nia belajar bahwa kepergian Ibunya tidak lantas menghilangkan kenangan.

Justru, ia akan terus abadi berputar di kepala dan tertanam dalam di hati.

Seakan rol film yang diputar ulang, kenangan dengan Ibu akan terus bersemayam.

Ingin tahu kenangan selengkapnya?

Temukan dalam …

Sinopsis:

Kisah ini tentang Nia yang belajar tegar setelah kehilangan sosok ibunya. Sejak kecil hingga dewasa, hidupnya dipenuhi nasihat sang ibu yang abadi. Meski raga telah tiada, kasih dan kenangan itu tetap hidup, menyertai setiap langkahnya.

ditulis oleh:

Nicken Destriana, seorang ibu dua anak dan pendidik lebih dari dua dekade, menulis karya pertamanya sebagai ungkapan kenangan, rasa, dan harapan. Terinspirasi oleh kasih dan keteladanan orang tuanya, ia menuturkan kisah hidup serta nilai-nilai yang tumbuh seiring perjalanan hidupnya.

spesifikasi

Jenis cover:

Soft cover, laminasi doff, emboss, spot uv

Ukuran:

14 x 20 cm (A5)

Tebal:

150 halaman (Black and White)

Jenis kertas:

Bookpaper 55 gr

sebuah pengantar

Dari peran seorang Ibu, anak mampu belajar nilai, disiplin, dan arah moral yang menuntun pada tanggung jawab serta empati. Kisah ini menjadi refleksi universal tentang keluarga yang menegaskan bahwa warisan terindah dari seorang Ibu bukan harta, melainkan prinsip yang menuntun sepanjang perjalanan hidup.

Surya Kresnanda

Leadership coach, Co-founder PT Tinta Langit,

Head coach Ganesha Public Speaking

kata mereka
tentang buku

“Episode demi episode yang tertuang dalam kisah Lentera Warisan Ibu menggambarkan dengan indah bagaimana cinta seorang Ibu adalah wujud nyata dari kasih Ilahi ….”

David MinG

(Professional ghostwriter, Founder Penerbit Litera Mediatama, Co-Founder PT Tinta Langit, Direktur Yayasan Hamalatul Qur’an Amanah)

“Selesai membaca, haru tidak dapat ditahan karena pembaca dapat merasakan dan membayangkan kondisi penulis dalam cerita dan perjuangan penulis saat menceritakan kembali situasi tersebut.”

Ita Trisnawati

(Dosen Trisakti School of Management)

“Sangat menyentuh dan mengingatkan kita betapa berharganya memiliki seorang Ibu. Paling suka cerita Masa Kecil!”

Stella

(Dosen Trisakti School of Management)

miliki bukunya sekarang juga

Dengan Harga

Rp150.000


SAYA MAU PESAN