Pandemi membuat jemaah haji takut untuk berangkat haji.
Pemerintah Arab Saudi pun memberlakukan pembatasan untuk pelaksanaan ibadah haji.
Sebagai penyelenggara, harus paham langkah apa yang harus diambil untuk menangani kejadian ini.
Lantas, apa saja risiko dan dampak yang mengenai jemaah haji serta penyelenggara?
Bagaimana penyelenggara haji mengatasi semua itu?
Temukan jawabannya dalam buku:
Ibadah Haji di Tengah Pandemi COVID-19
Membahas tentang:
Dasar pelaksanaan ibadah haji selama adanya pandemi.
Risiko-risiko saat memberangkatkan haji ketika masa pandemi.
Tata pelaksanaan ibadah haji selama pandemi.
Profil Penulis
M. Imran S. Hamdani
(Pengalaman bekerja selama 11 tahun di Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan)
(Bekerja selama 5 tahun di Pusat Kesehatan Haji)
Kata Pengantar:
Ibadah haji adalah salah satu media yang sangat berpotensi untuk menjadi klaster penularan pandemi COVID-19. Jika kita cermati alur prahaji, haji, sampai dengan pascahaji, akan sangat sulit untuk bisa mengelola pencegahan dan pengendalian pandemi ini. Akan tetapi, secara terperinci buku ini telah menggambarkan jawaban atas cara menghadapi pandemi ini dengan sangat jelas. Secara lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami dan gagasan yang mengalir serta runtut, buku ini telah gamblang menjelaskan tentang keutamaan keselamatan juga kesehatan bagi setiap orang, khususnya pada saat pelaksanaan ibadah haji.
Achmad Yurianto
(Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan)