Langkah-langkah cerdas memanfaatkan lahan pekarangan sempit dan terbatas.
Teknik budi daya ikan dan sayuran dalam satu ember yang mudah dipahami dan diterapkan.
Cara bagi para ibu rumah tangga agar lebih efisien dalam memaksimalkan modal, waktu, dan energi dalam budikdamber.
Berbagai peluang usaha menarik dari teknik budikdamber.
Aidil Syafitri, seorang praktisi budikdamber dan Pengawas Perikanan Madya Bidang Pembudidayaan Ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.
“Saya menyambut dengan bahagia terbitnya buku Ayo Budikdamber! Solusi Cerdas Berkebun dan Beternak Ikan di Lahan Terbatas. Sebuah buku yang merepresentasikan sistem budi daya ikan dalam ember (budikdamber) yang telah berkembang di Indonesia sejak tahun 2016. Buku ini memang harus dibaca oleh masyarakat umum, peneliti, pemerhati ketahanan pangan, serta pengatur kebijakan untuk masa depan. Sebab buku ini sangat penting untuk referensi aplikatif hajat hidup orang banyak berupa kebutuhan pokok akan pangan. Semoga sistem budikdamber dapat terus berkembang untuk Indonesia dan dunia.”
Juli Nursandi, S.Pi., M.Si.
(Founder Budikdamber Indonesia)
“Buku ini dapat menjadi pedoman teknis budikdamber bagi masyarakat, praktisi, bahkan para pelajar serta mahasiswa sebagai pemantik ide-ide kewirausahaan yang hendak memanfaatkan pekarangan rumah sebagai unit produksi pangan sehat.”
Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA
(Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji)
“Bukan hanya sebagai solusi dari aspek kesejahteraan saja, budikdamber juga turut membangun ketahanan kesehatan pangan mandiri melalui nutrisi sehat pada lahan yang terbatas. Buku ini dapat mencerahkan pembaca untuk lebih peduli terhadap nutrisi sehat yang dapat dikelola secara mandiri.”
Kolonel Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., MH. C.FEM.
(Dokter, Dosen, Peneliti, dan Penulis)
“Penulis jeli dan brilian dalam merekomendasikan teknik budi daya ikan dan tanaman yang mudah diaplikasikan oleh banyak kalangan dan usia. Sukses selalu untuk Bu Aidil Syafitri, teruslah berkarya dan kreatif untuk dinas kelautan dan perikanan, serta untuk Negeri Bunda Tanah Melayu yang kita cintai ini.”
Dr. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos., M.Si.
(Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau)
“Buku karya Ibu Aidil Syafitri ini menjadi jawaban bagi pihak-pihak yang ingin mengetahui bagaimana caranya tetap eksis pada masa pandemi dengan memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan ikan dan sayuran berkualitas. Selamat berkebun, selamat berkreasi, dan terima kasih sudah memberi solusi.”
Ismiyati, S.Pd., AUD
(Pemerhati UMKM dan Anggota DPRD)
“Pada masa pandemi Covid 19 ini, budikdamber dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin terus produktif dan mandiri pangan. Mudah, praktis, serta tidak memerlukan biaya yang besar, membuat budikdamber ini bisa diaplikasikan oleh banyak orang. Untuk tips suksesnya, sudah dijelaskan pada buku ini dengan bahasa yang mudah dipahami.”
Dr. T. Ersti Yulika Sari
(Dekan FIKP UMRAH)
“Buku ini ditulis dengan penyajian yang sangat baik sehingga mudah dipahami sekaligus diaplikasikan. Tulisan ini sangat membangun pikiran kreatif masyarakat terutama para kaum perempuan dan ibu-ibu rumah tangga yang merupakan unsur penggerak ekonomi keluarga. Dengan teknik yang sederhana dan peralatan seadanya, budikdamber sangat mungkin dikerjakan pada waktu luang ketika di rumah, terlebih pada masa pandemi.”
Misni, S.K.M., M.Si.
(Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Kepri)
“Buku ini diulas dengan baik sehingga sangat mudah dipahami dan dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari, apalagi pada masa pandemi Covid-19. Kehadiran buku ini sangat membantu bagi siapa saja yang ingin produktif di saat stay at home. Buku ini cocok menjadi panduan bagi kita semua, terutama untuk ibu-ibu dasawisma dalam menggerakkan kegiatan di lingkungan perumahan.”
Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd.
(Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau)