1

Dari Kehilangan,
lahir keberanian

Sembalun menjadi saksi kehidupan sederhana Rara, anak porter Gunung Rinjani.

Gempa merenggut ayahnya, sekaligus meruntuhkan penopang hidup keluarganya.

Kehilangan itu menyeret Rara pada tekanan ekonomi dan tuntutan tradisi.

Hingga suatu hari, ia dihadapkan pada pernikahan paksa dengan Datuk Djenggala.

Pilihan pahit itu membuatnya bertanya: hidup siapa yang sedang ia jalani?

Dalam keputusasaan, Rara memilih kabur ke Jakarta demi mimpi dan kebebasan.

Dari setiap langkah, ia belajar tentang kehilangan, keberanian, dan harapan.

Ingin tahu kisah lengkapnya?

Temukan jawabannya
di buku ...

Buku ini mengisahkan tentang Rara, anak sulung dari porter Gunung Rinjani yang kehilangan ayahnya akibat gempa Sembalun. Hidupnya berubah drastis ketika harus menghadapi pernikahan paksa. Namun, tekadnya lebih kuat dari segala kesulitan. Ikuti perjalanan Rara dari Sembalun hingga Jakarta untuk meraih mimpinya.

Spesifikasi Buku

Soft cover (laminasi doff, emboss, spot UV)

A5 (14 x 20 cm)

  • Halaman romawi: xvi, 324 halaman
  • Halaman angka buku 260 halaman (Black and White)

Bookpaper 55 gr

Profil Penulis

W.P. Astuti, penulis penuh kepekaan dan petualang, menyoroti ketabahan, keluarga, dan perjuangan hidup. Dalam Sandal Jepit Bapak, ia merangkai kehilangan dan harapan, menelusuri Sembalun dan Rinjani sebagai saksi perjalanan manusia yang terus bertumbuh.

Apa Kata
Mereka Tentang

Sandal Jepit Bapak

”Sebuah karya yang hangat, jujur, dan layak dibaca oleh seluruh pelaku pariwisata yang ingin melihat esensi kemanusiaan di balik setiap perjalanan.”

 

Ni Luh Puspa

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia

Rated 5 out of 5

”Kental dengan keindahan alam dan kearifan budaya Sembalun, W.P. Astuti memotret kisah porter Gunung Rinjani yang jarang diketahui banyak orang.”

 

Suci Purnama Sari

Penulis Bintang Jatuh di Langit Diandra dan Pegiat Literasi

Rated 5 out of 5

”Secara keseluruhan, Sandal Jepit Bapak bukan sekadar cerita, melainkan novel yang sarat makna tentang keluarga, keteguhan, dan cinta yang diam-diam menguatkan.”

 

Deasty Dipraja

Penulis Retak Walau Tak Remuk

Rated 5 out of 5

”Cerita yang membuktikan bahwa  jika ada kemauan pasti ada jalan. Semangat optimisme itu seperti vitamin kehidupan dan sangat kita butuhkan saat ini”.

 

Siti Rohmi Jalilah

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018–2023  

Rated 5 out of 5

Sandal Jepit Bapak menangkap esensi itu dengan jernih. Novel ini lahir dari mata yang melihat dengan rasa hormat, dan hati yang memahami bahwa setiap langkah seorang porter adalah cerita yang layak diabadikan.”

 

Pande Agus Darwata

Rekan Pendaki Gunung Rinjani

Rated 5 out of 5

“Novel ini adalah penghormatan yang tulus—sebuah pengingat bahwa di balik setiap foto indah Rinjani, ada manusia-manusia yang selama ini berjalan dalam diam.”

 

Komang Juli Agustawan

Rekan Pendaki Gunung Rinjani dan Komikus Pengen Jadi Baik

Rated 5 out of 5

Sandal Jepit Bapak bukan hanya cerita tentang pendakian, tapi tentang keluarga, kehilangan, dan kekuatan untuk bangkit lagi. Membaca buku ini rasanya seperti melihat kembali jalur Rinjani—melelahkan, indah, dan penuh kenangan yang sulit dilupakan.”

 

Ruslan

Porter Gunung Rinjani

Rated 5 out of 5

“Untuk remaja-remaja seperti aku, buku ini kurasa bisa sangat membantu dan juga memberikan arahan untuk setiap langkah-langkah yang akan kita ambil nantinya. Supaya rasa takut akan kegagalan bisa sedikit tertutup karena, langkah yang baik bukan yang paling cepat, tapi yang membuat kita sampai.”

 

Corrie Queenara Syifa

Homeschooling entrepreneur

Rated 5 out of 5

TELAH DIBUKA
PRA-PESAN

*Berlaku sampai 15 Februari 2026

Dapatkan Harga Spesial:

Rp125.000

Rp120.000

Info Pemesanan Buku: