Rinai Cinta Kekasih Prajurit

Catatan di Balik Seragam Hijau Persit Kartika Chandra Kirana

Menjadi istri dari pria berseragam tentu berbeda dengan istri-istri lainnya.

Istri prajurit harus siap kala suaminya dipindahtugaskan ke daerah yang jauh sekalipun.

Istri prajurit harus kuat menjalani dua peran sebagai ibu dan juga pengurus Persit Kartika Chandra Kirana.

Dalam menjalani itu semua, tentu suka duka pasti akan dilewati seorang istri prajurit.

Bagaimanakah perjuangan Dinar Lestari, istri dari prajurit gagah Reihan Saputra, membentuk keluarga sakinah di dalam kompleks tentara?

Simak selengkapnya dalam...

Rinai Cinta Kekasih Prajurit

Dinar Lestari, seorang gadis manis yang terpikat dengan sosok prajurit gagah, Reihan Saputra. Cinta bersemi, gayung bersambut, mereka pun menikah dan menjalani kehidupan di dalam kompleks prajurit. Konflik pun muncul, Dinar yang tidak pernah mengerti kehidupan tentara kini dihadapkan dengan tugas-tugas yang ia emban sebagai istri sang prajurit. Di sisi lain, ia juga harus bisa menjadi istri yang baik dan ibu yang hebat bagi ketiga anaknya.

Spesifikasi

A5 (14,8 x 21 cm)

Soft cover

220+ hal

Bookpaper

Profil Penulis

Yubin yang memiliki nama asli Juni Binarti adalah istri prajurit yang kini juga sekaligus menjabat sebagai Ketua Seksi Penred Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Gabungan Mabesad. Selain itu, Yubin juga sebagai Urusan Penerangan Dharma Pertiwi Pengurus Pusat.

Testimoni

“Suatu kebanggaan terhormat bisa menjadi istri pilihan seorang prajurit TNI karena tidak semua wanita bisa menjadi istri tentara. Perjuangan sebagai seorang ibu persit dalam suatu organisasi istri-istri TNI dilakoni dalam beberapa tahap. Baik suka duka mendampingi tugas hingga usaha keras dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadikan istri prajurit TNI yang mandiri, kuat, tulus, ikhlas, kreatif, dan setia.
Ny. Vero Yudo Margono
(Ketua Umum Dharma Pertiwi)
Rated 5 out of 5
“Novel ini berangkat dari kisah nonfiksi yang menceritakan perjalanan seorang istri prajurit. Novel ini begitu menggambarkan suka duka dan proses pendewasaan seorang anggota Persit Kartika Chandra Kirana dalam menghadapi kehidupan. Sebuah jendela keseharian yang dijalani oleh prajurit TNI AD dan keluarganya.”
Ny. Rahma Dudung Abdurachman
(Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana)
Rated 5 out of 5
“Sebagai istri dari seorang prajurit kita harus selalu meningkatkan kekompakan, menjalin komunikasi yang baik dilandasi rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Dengan demikian, seberat apa pun tugas yang diperoleh, akan terasa ringan bila ditanggung bersama-sama. Saya merekomendasikan Rinai Cinta Kekasih Prajurit bagi para istri prajurit, khususnya yang baru saja menapaki jalan perjuangan ini.”
Ny. Keke Bambang Suswantono
(Ketua Harian Dharma Pertiwi)
Rated 5 out of 5
“Novel Rinai Cinta Kekasih Prajurit merupakan novel yang sangat menarik, terdapat pelajaran dan panduan bagi seorang istri prajurit dalam menjalankan multiperan. Baik sebagai pendamping suami yang setia dan seorang ibu yang bijaksana, penuh kasih sayang dalam mengasuh serta mendidik anak-anaknya. Maupun sebagai anggota organisasi dan anggota masyarakat. Novel ini sangat layak untuk dibaca sebagai penambah semangat dan motivasi dalam mendampingi suami sekaligus sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana.”
Letjend Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M.
(Komandan Pusat Teritorial TNI AD)
Rated 5 out of 5
Rinai Cinta Kekasih Prajurit mengisahkan seorang istri prajurit yang bukan berlatar belakang dari lingkungan militer. Sebuah kisah yang dialami hampir sebagian besar istri prajurit. Novel ini menggambarkan kisah bahwa ibu-ibu harus belajar dan terus menambah ilmu serta pengalaman untuk dapat memberikan karya terbaiknya bagi anak, suami, lingkungan, organisasi, juga nama baik satuan. Salam sayang dan semangat selalu bagi ibu-ibu di mana pun berada. Sukses selalu untuk penulis yang cantik.”
Ny. Eeng Teguh
(Ketua PCBS Pusterad)
Rated 5 out of 5
“Menjadi seorang istri tentara tidak hanya menjaga keharmonisan dan komunikasi dalam keluarga. Namun, kita juga harus mampu menjaga nama baik organisasi, menjaga kekompakan dalam organisasi Persit Kartika Chandra Kirana maupun organisasi para istri tentara lainnya. Menjaga kehormatan dan nama baik, termasuk pula dengan menghargai budaya setempat di mana kita ditempatkan nantinya.”
Ny. Selly Richard Tampubolon
(Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Gabungan Mabesad)
Rated 5 out of 5

Telah Dibuka

MILIKI BUKUNYA

SEKARANG JUGA!

DENGAN HARGA

Rp110.000